Jumat, 02 Maret 2018

MTQ SLTA SE JATIM UNISMA

Bismillahirahmanirrahim...

Salam generasi Qurani ^^
Sabtu - Ahad  24-25 Februari 2018 UNVERSITAS ISLAM MALANG mengadakan kegiatan Musabbaqah Tilawatil Quran tingkat SLTA Se Jawa Timur dalam rangka Dies Natalies Universitas Islam Malang yang ke 37.. Dengan peserta yang mencapai 242 peserta dari segala penjuru Jawa timur seperti Malang Raya,  Jombang,  Pamekasan,  Magetan,  Sidoarjo,  Batu, Kediri,  Gresik dan daerah Jawa Timur lainnya alhamdulillah atmosfer yang terasa di Gedung B7 UNISMA saat itu di penuhi semangat semangat Qurani peserta...

Sabtu 24 Februari 3 bidang lomba yaitu Tahfidz,  Tartil dan Tilawah berlangsung...
Jika di tanya bagaimana kesiapan panitia.  Panitia yang terdiri dari UKM Jamiyyatul Qurro Wal Huffadz  sudah melakukan kesiapan diri semenjak 1 bulan yang lalu bahkan di masa liburan semester panitia sedia riwa riwi kampus untuk menyiapkan lomba ini..

Dengan di juri oleh juri-juri yang sudah ahli di bidangnya seperti Ustad Syamsul Arifin dan Ustad Mochammad Nafis Muhajir di bidang tartil,  Ustad ahmad Bahauddin dan Ustad Hasan Basri di bidang tilawah,  Ustad Maliku Fajri Shobah dan Ustad  Yunus di bidang Tahfid atmosfer persaingan peserta sangat hangat terasa...

Melihat para peserta yang dengan seriusnya menjalani setiap rangkaian acara kami para panitia yang awalnyaa merasa lelah karena begitu padatnya rangkaian acara yang ada,  merasa sedikit lega dan terobati karena antusias peserta


Di hari kedua,  Ahad 25 Februari 2018 3 bidang lomba lainnya pun terlaksana dengan baik meliputi Kaligrafi,  Pidato Bahasa Arab dan Pidato Bahasa Inggris. 3 bidang ini merupakan bidang baru yang diperlombakan di unisma hal ini bisa dilihat dari antusias peserta pidato bahasa Arab dan bahasa Inggris yang membludak semenjak pendaftaran.



Dengan di juri oleh para juri yang ahli di bidangnya seperti Ustad Rodhi dan Ustad Bambang di Bidang Kaligrafi.  Bapak Nur Hasan dan Bapak Dzulfikar di Bidang Pidato Bahasa Arab.  Pak bambang dan Ibu Mutmainnah di Bidang Bahasa Inggris.  pelaksanaan ketiga bidang di hari kedua ini tidak kalah menegangkannya dengan hari pertama..

Alhamdulillah jam 16.30 semua perlombaan telah selesai di akhiri dengan penutupan semua cabang lomba MTQ.  Penutupan yang di pimpin oleh Wakil rektor 3 UNISMA yaitu Pak Badat Muwakhid berlangsung khidmat dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon juga sambutan dari Pak Badat.
Pengumuman para pemenang lomba membuat semua yang berada di dalam ruangan merasakan deg - degan. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Tentunya semua berharap menjadi pemenang,  tapi dalam perlombaan pastilah ada ya g terbaik dari semua yang baik.  Namun perlombaan ini bukanlah tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Menjadi peserta lomba MTQ SLTA SEJATIM saja sudah merupakan prestasi membanggakan tersendiri.

Dan inilah para pemenang lomba :



TARTIL
PUTRA

1. ZAFI NUR MA’ARIJ (94)
MA MADRASATUL QUR’AN
2. AINUL YAQIN (87,5)
MA AL-MUJTAMA’ PAMEKASAN
3. MOH NASIR (87)
SMA AL-MIFTAH 1 PAMEKASAN

TARTIL PUTRI
1. TITIN SORAYA HASANAH (92,5)
MA KANJENG SEPUH SIDAYU
2. MEMES LINDA AYU (90,5)
MAN 2 PAMEKASAN
3. MARDHOTILLAH (82)
MA NURUL ULUM

TILAWAH PUTRA

1. MUHAMMAD MAHFUDZ (88)
SMK ASSALAM BANTUR
2. AZIZIR ROHMAN ALIBI (87)
MAN 2 KEDIRI
3. ISHAQUS SHOLEH (78)
SMA TAHFIDZ DARUL ULUM BANYUANYAR PAMEKASAN

TILAWAH PUTRI
1. AZIZATUN NURUL AFIFAH (88)
MA UNGGULAN NURIS
2. SALSABILA NUR FADHILA (86)
SMA WAHIDIYAH KEDIRI
3. NOVITA MELINDA (85)
MAN 1 KEDIRI

TAHFIDZ

1. MOH MALIK (97)
SMA TAHFIDZ DARUL ULUM BANYUANYAR PAMEKASAN
2. AHMAD FARID ANAM (92)
SMAN 1 ARJASA JEMBER
3. IVAN TAUFANI FAQIH (85)
MA AL-MUJTAMA’ PAMEKASAN

PIDATO BAHASA ARAB

1. ZULFANA (95,5)
MAN 2 MOJOKERTO
2. JINANI FIRDAUSI A. (94,5)
MA ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO
3. DEWI MARATUL IZZA (94)
MA UNGGULAN NURIS

PIDATO BAHASA INGGRIS

1. ANDIKA YUDISTIRA PURWANTO (98)
MAN 3 MALANG DONOMULYO
2. BINTANG RIZKY ANANDA (97,5)
MA BILINGUAL BATU
3. FRISCA AMELYA TRI AFIFAH (95,5)
MAN 2 PROBOLINGGO

KALIGRAFI

1. INTAN RIZKY AMALIA (78,5)
MA MANBA’UL HIKAM SIDOARJO
2. RAHMAN (75,5)
SMA TAHFIDZ DARUL ULUM BANYUANYAR PAMEKASAN
3. VINA ROHMATUL UMMAH (66,5)
MAN 1 GRESIK

Selamat kepada para pemenang semoga menangnya barokah,  Ilmunya bermanfaat dan semoga bisa terus menorehkan prestasinya..  Dan yang belum menang semoga bisa menjadi motivasi untuk semakin mengasah bakatnya..
Terimakasih atas partisipasinya.. Dan mohon maaf apabila ada kekurangan dari kami.
See you di perlombaan lainnya  ๐Ÿ˜Š


Salam Generasi Qurani. ❤

Elfina Rahmania
UKM Jam'iyyatul Qurro Wal Huffadz

Rabu, 28 Februari 2018

SEMAKIN TINGGI ILMUNYA, SEMAKIN SEDIKIT MENYALAHKAN ORANG LAIN


๐Ÿ›ฌSewaktu baru kepulangannya dari Timur Tengah, Prof. DR. Hamka, seorang tokoh pembesar ormas Muhammadiyyah, menyatakan bahwa Maulidan haram dan bid’ah tidak ada petunjuk dari Nabi Saw., orang berdiri membaca shalawat saat Asyraqalan (Mahallul Qiyam) adalah bid’ah dan itu berlebih-lebihan tidak ada petunjuk dari Nabi Saw.

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผ‍♂Tetapi ketika Buya Hamka sudah tua, beliau berkenan menghadiri acara Maulid Nabi Saw saat ada yang mengundangnya. Orang-orang sedang asyik membaca Maulid al-Barzanji dan bershalawat saat Mahallul Qiyam, Buya Hamka pun turut serta asyik dan khusyuk mengikutinya. Lantas para muridnya bertanya: “Buya Hamka, dulu sewaktu Anda masih muda begitu keras menentang acara-acara seperti itu namun setelah tua kok berubah?”

๐Ÿ‘ณ๐Ÿผ‍♂Dijawab oleh Buya Hamka: “Iya, dulu sewaktu saya muda kitabnya baru satu. Namun setelah saya mempelajari banyak kitab, saya sadar ternyata ilmu Islam itu sangat luas.”

๐Ÿ“ƒDi riwayat yang lain menceritakan bahwa, dulu sewaktu mudanya Buya Hamka dengan tegas menyatakan bahwa Qunut dalam shalat Shubuh termasuk bid’ah! Tidak ada tuntunannya dari Rasulullah Saw. Sehingga Buya Hamka tidak pernah melakukan Qunut dalam shalat Shubuhnya.

๐Ÿคฒ๐ŸปNamun setelah Buya Hamka menginjak usia tua, beliau tiba-tiba membaca doa Qunut dalam shalat Shubuhnya. Selesai shalat, jamaahnya pun bertanya heran: “Buya Hamka, sebelum ini tak pernah terlihat satu kalipun Anda mengamalkan Qunut dalam shalat Shubuh. Namun mengapa sekarang justru Anda mengamalkannya?”

Dijawab oleh Buya Hamka: “Iya. Dulu saya baru baca satu kitab. Namun sekarang saya sudah baca seribu kitab.”

๐Ÿ‘‰Gus Anam (KH. Zuhrul Anam) mendengar dari gurunya, Prof. DR. As-Sayyid Al-Habib Muhammad bin Alwi al-Maliki Al-Hasani, dari gurunya Al-Imam Asy-Syaikh Said Al-Yamani yang mengatakan: “Idzaa zaada nadzrurrajuli wattasa’a fikruhuu qalla inkaaruhuu ‘alannaasi.” (Jikalau seseorang bertambah ilmunya dan luas cakrawala pemikiran serta sudut pandangnya, maka ia akan sedikit menyalahkan orang lain).

๐Ÿค”Semakin gemar menyalahkan orang semakin bodoh dan dangkal ilmunya, semakin Tinggi ilmu seseorang maka semakin tawadhu (rendah hati), carilah guru yang tidak pernah menggunjing dan mengkafirkan siapapun.

๐ŸŒพHal ini sama seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk, itulah peribahasa yang sering kita dengar. Yang memiliki arti, orang berilmu yang semakin banyak ilmunya semakin merendahkan dirinya. Tanaman padi jika berisi semakin lama akan semakin besar. Jika semakin besar otomatis beban biji juga semakin berat.

๐ŸŒพJika sudah semakin berat, maka mau tidak mau seuntai biji padi akan semakin kelihatan merunduk (melengkung) kearah depan bawah. Karena batang padi sangat pendek, strukturnya berupa batang yang terbentuk dari rangkaian pelepah daun yang saling menopang. Jadi tidak sebanding dengan beban berat biji padi yang semakin lama semakin membesar. Berbeda dengan biji padi yang kosong tidak berisi, walaupun kelihatan bijinya berbuah banyak karena tidak berisi maka seuntai biji padi tersebut akan tetap berdiri tegak lurus.

๐Ÿ“Di tulis dari Group SMART Ma'tsurat

Selasa, 27 Februari 2018

Apakah Allah mencintai ku ?

Pembaca, yuk kita baper sejenak ๐Ÿ˜Š

Apakah Allah mencintaiku ?
Pertanyaan itu selalu mengusikku. ๐Ÿ˜–

๐Ÿ˜ŒAku teringat bahwa kecintaan  Allah kepada hambanya hadir karena beberapa sebab dan sifat yang disebutkan  dalam al- Qur'an.

Aku membalikkan nya ke dalam memoriku untuk membandingkan apakah dirinya sudah seperti yang di sebutkan di dalam Al Qur'an agar aku dapat menemukan jawabannya  atas pertanyaan ku.

Aku menemukan bahwa Allah mencintai orang-orang yang bertakwa
Dan aku tidak berani menganggap diriku bagian dari mereka

Aku menemukan bahwa Allah mencintai orang-orang yang sabar
Maka aku teringat betapa tipisnya kesabaranku

 Aku menemukan bahwa Allah mencintai orang-orang yang berjihad
☹Maka aku pun tersadar akan kemalasan ku dan rendahnya perjuangan ku

Aku menemukan bahwa Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.
๐Ÿ˜ฃBetapa jauhnya diriku dari sifat ini

✨Saat itulah aku berhenti meneruskan pencarian dan pengamatan ku.
๐Ÿ˜”Aku takut,  nanti aku tidak menemukan sesuatu pun di dalam diriku yang dapat menyebabkan Allah mencintai ku

Aku periksa semua amal amal ku. Ternyata, didalam nya banyak yang bercampur dengan kemalasan dan kelemahan, kotoran dan dosa-dosa. Seketika itu terbesitlah dalam ingatanku Allah berfirman :

 " Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat" 

Seakan-akan aku menjadi faham, bahwa ayat itu adalah untuk diriku dan orang-orang sepertiku.

 Astaghfirullah wa atuubu ilaihi.
Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya๐Ÿ˜ญ

 Semoga allah memberikan hidayah kepada kita untuk senantiasa memohon ampun kepada-Nya. ๐Ÿ˜Š

๐Ÿ“š -Dikutip dari tulisan Ustad Aan Chandra Thalib-
๐Ÿ“š Grup SMART Ma'tsurat

Sabtu, 24 Februari 2018

BAYANGKAN!!! Kita Tidur dalam Keadaan Belum Sholat Isya’ dan Terbangun di Dalam Kubur


“BAYANGKAN!!!

Ketika kita tertidur dalam keadaan belum sholat Isya’ dan ketika kita terbangun kita sudah berada di dalam kubur”.
Naudzubillah…
Apa yang mau kita katakan pada Allah?
Apa yang mau kia pertanggung jawabkan pada Allah?
Ketika kita dengan sengaja meninggalkan Sholat Isya’ karena tidur, dan dengan gampangnya berkata “ah Sholat Isya’ kan waktunya panjang. Ntar aja pasti bangun malem gue sholat isya'”.
Namun ketika itu kita malah tidak terbangun, kita terbangun, tapi kita sudah berada di dalam kuburrr! Belum Sholat Isya’ ? Apa alasan kita ke Allah nanti 
Kamu bisa berdalih dengan keringanan-keringanan ketika Isya’ dilaksanakan setelah terbangun karena ketiduran? Tapi apa kita bisa berdalih di hadapan Allah? Hanya 1 sholat yang kita lalaikan? Hanya satuuu? 
Astaghfirullah… Yakin kah sholat yang lain diterima? Bagaimana jika tidak?
Ketika kita menganggap enteng 1 sholat saja itu sudah bentuk berkurangnya keimanan kitaa. 
Astagfirullah… Astagfirullah.. Naudzubillahh.
Yuk ayuk kita sama-sama berbenah.
Kita tidak tau maut akan kapan datang menghampiri kita. Kita biasakan yuk “Sholat Awal Waktu”.
Kalo lagi capek banget nih… Abis pulang kerja, kuliah, atau kegiatan lainnya. Tunggu lah waktu Isya’ tiba. Bentar kok, abis udah Isya’an tidur deh boleh.
Trus gimana dengan sholat yang lain?
Ya sama, kalo capek banget  jangan tidur kalo belum adzan.. Jangan tidur.. 

Kalo ketiduran sebelum adzan pas bangun ntar buru deh wudhu’ trus sholat ye.. Pokoknya sebisanya lah dibuat sholat awal waktu. Jamaah ke masjid, ke musholla atau sama keluarga.
Gampang banget kan?
Gampang.. Pokoknya niat. 
Yuk kita biasakan kebiasaan sederhana namun besar manfaatnya ini…
Ingat, maut datang tanpa permisi
-Elfina Rahmania-
(Sudah di posting sebelumnya di Blog www.dakwahjomblo.com)

Kamis, 22 Februari 2018

Hari Jumat dengan segala kebaikannya


Hari Jumat adalah hari yang istimewa, di dalamnya bertebaran pahala sunah yang bisa dilakukan, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Bukan hanya pahala, tetapi juga banyak kesempatan untuk menghapus dosa yang telah lalu di hari Jumat ini. yuk dilist Sunnah apa saja yang bisa kita lakukan :
1. Memperbanyak bacaan shalawat
Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Perbanyaklah shalawat kepadaku  pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.”


Pintu mengenal ALLAH adalah melalui Rasulullah,
pintu mengenal Rasulullah adalah dengan memperbanyak sholawat
kepada Baginda Rasulullah
-Prof. Dr. Syeikh Ali Jumu'ah-
2. Membaca surah Al Kahfi
"Barang siapa yang membaca Surah AL KAHFI pada hari Jumat . Maka ia akan disinari cahaya dianara dua Jumat"
(HR An Nasai dan Baihaqi)
3. Memperbanyak do’a di hari Jum’at
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membicarakan mengenai hari Jum’at lalu ia bersabda, “Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut. (HR Bukhari Muslim)
4. Memperbanyak berdzikir
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian diseru untuk shalat pada hari jum’at, maka bersegeralah mengingat Allah…” (QS. AlJumu’ah: 9)

5. Memotong Kuku dan mencukur bulu ketiak
Rasulullah sendiri menganjurkan hari terbaiknya adalah hari Jum’at atau tidak melebihi 40 hari. Madzhab syafi’i pun mensunnahkan melakukan ini tiap hari Jum’at. Bukan berarti memotong kuku selain hari Jum’at tidak boleh ya. Boleh saja kok. Hanya yang terbaik itu di hari Jum’at.

Dan akan sangat banyak sunnah-sunnah yang bisa kita hidupkan di hari Jumat, yuk cari keutamannya bersama-sama ^^
Hari Jumat adalah hari baik,
Namun janganlah menunggu hari baik
untuk berbuat baik

-Gus Mus-
-Elfina Rahmania-

Senin, 19 Februari 2018

Pengharapan sebuah Rezeki..


“Bukanlah yang dinamakan kaya karena banyak simpanan harta benda,
tetapi yang disebut kaya, adalah kaya diri (jiwa)”
(HR Bukhari dan Muslim)

Bismillahirrahmanirrahim...

Aku mulai menulis kembali sajak-sajak yang telah terbang melangit.

Tentang pengharapan sebuah Rezeki dan Kenikmatan, tentang hilangnya rasa Sykur dalam diri.. begitu kita tau sifat dasar manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang di dapatkannya yang selalu mencari kelebihan dri apa yang sudah ia punya.

Dunia itu ibarat air laut, semakin diminum hanya akan menambah haus.
Nafsu itu bagaikan fatamorgana di padang pasir,
Dunia dan Nafsu itu hanyalah bayang-bayang yang dapat dilihat namun sulit digapai.

Padahal ALLAH telah memberikan kenikmatan dan rezeki yang tiada tara pada kita, bukan begitu ?
Apa ? Bukan? jika bukan sebenarnya apa definisi “Nikmat dan Rezeki” menurut teman2 semua ?

Apakah punya uang banyak dengan harta melimpah ?
Jabatan tinggi dan terkenal ?

BUKAN, kita selama ini salah mengartikan nikmat yang telah di berikan ALLAH kepada kita  L selama ini kita berfikir bahwa uang banyak adalah tolak ukur besarnya nikmat ALLAH kepada kita.

·         Padahal langkah kaki yang di mudahkan untuk hadir ke Majelis Ilmu, itu adalah rezeqi
·         Langkah kaki yang di mudahkan untuk Sholat berjamaah di Masjid, adalah kenikmatan
·         Hati yang ALLAH jaga jauh dari iri, dengki dan kebencian adalah Rezeqi
·         Memiliki teman-teman yang Sholeh dan saling mengingatkan dalam kebaikan, itu kenikamatan
·         Ketika kita terbangun dari tidur bisa bernafas dengan lega tanpa alat bantu, bisa melihat cerahnya dunia itu adalah nikmat
·         Bisa melantunkan Ayat suci AL QURAN itu kenikmatan, karena betapa ada orang di luar sana yang mengaji dengan tertatih-tatih yang memiliki harapan bisa lancar membaca AL QURAN
·         Saat keadaan sulit penuh keterbaasan itu juga REZEKI.
Mungkin jika dalam keadaan sebaliknya justru membuat kita Kufur, Sombong, Angkuh, bahkan lupa diri


Dan masih banyak rezeki dan kenikmatan yang mungkin kita tanpa sadar telah menerimanya.
Jadi, bahagia pun tolak ukurnya bukan dari UANG HARTA TAHTA.

Betapa banyak melihat di luar sana orang yang memiliki pekerjaan sederhana: berdagang cilok, berjualan es, berjualan mainan, Pedagang keliling, Petani, Peternak dan lain sebagainya malah terlihat lebih bahagia dari pada pekerja kantoran yang terlihat selalu rapi dengan menenteng tas dengan jabatan yang tinggi. Siapa mengira pekerjaan dan harta yang begitu melimpah malah membuat mereka diliputi rasa khawatir setiap harinya karena tanggung jawab, jauh dari ALLAH karena waktunya habis untuk urusan duniawi

Jadi, bersyukurlah dengan Rezeqi dan kenikmatan yang kia miliki sekarang. Pun bahwa sebenarnya kita merasa kurang , percayalah ALLAH Maha Kaya, ALLAH yang mengatur REZEKI kita..

Nikmat yang ALLAH beri baru akan terasa jika sudah hilang
Sesuatu itu selalu tampak indah karena belum kita miliki...

REZEKI kita telah diatur sebaik mungkin oleh sang Maha Kaya.

Lalu apa yang kita khwatirkan ?
Mari menjadi pribadi yang pandai bersyukur ^^
Karena hidup adalah waku yang dipinjamkan dan harta adalah ujian yang dipercayakan
Semua itu kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

Bersabarlah sedikit lagi.
ALLAH sayang pada kita, maka dari itu ALLAH uji.
Justru yang harus kita waspadai adalah ketika hidup kita berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kebahagiaan, padahal begitu banyak hak ALLAH dan kewajiban kita pada ALLAH yang belum atau tidak kita tunaikan.

Oleh : Elfina Rahmania
dengan referensi Grup SMART MATSURAT MOTIVATION

Minggu, 18 Februari 2018

Secercah Harapan itu Datang...

Hari dimana moment itu pasti datang, yang membuatku berfikir lebih keras, untuk memenuhi perintah Allah.
Sujudku lebih lama dari sebelumnya...
Doaku lebih bermakna dari sebelumnya...
Air mataku yang jatuh lebih ikhlas dari sebelumnya...

Melepaskan apa yang berat untuk di lepas,
Merelakan apa yang tidak rela untuk di tinggalkan,
Mengikhlaskan apa yang harusnya harus di ikhlaskan,

Berat, tapi percaya ada ALLAH di baik skenario Indah ini, memang sudah takdir Allah, memang sudah jalanNya dari Allah.
Sepersekian menit diri ini berfikir apa benar langkah yang di ambil. Resiko di depan apa yang akan aku hadapi atas jalan Hijrah yang aku tempuh ?
kemudian bisikan angin menyampaikan bahwa apapun resiko yang ada, yang pasti ALLAH selalu ada.

"Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan dari memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlalu pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata." (AL Kahfi 55)

Aku sungguh tidak mengira bahwa atmosfer yang akan aku dapatkan seperti ini, pandangan orang yang melihat heran padaku.
Semua yang ada pada diri menjauhi aura ini.
berkata...

"Untuk apa ? bukankah cukup  berubah sedemikan rupa ?"
"kamu bukan yang dulu"
"tidak perlu berelebihan seperti ini"

Betapa hati sangat sedih mendengarnya (sampai sekarang), padahal tidak ada niat sama sekaligus untuk menjauhi, untuk merubah segala ikatan yang telah ada. Entahlah bagaimana aku harus menjelaskannya bahwa Aku tetaplah sama seperti dulu, aku hanya menaikkan kepekaanku terhadap Iman, bukankah harusnya senang melihat seseorang ketaatannya pada Tuhan meningkat ? Walau semua masih berproses.

Tidak pernah bahkan tidak berani menganggap diri lebih baik dari siapapun karena apalah seorang ini yang berlumuran dosa..

Terlepas dari itu, kujatuhkan diriku sejatuh-jatuhnya pada yang Maha Berkehendak, ternyata benar. Janji Allah pastilah benar :

"Disana, perttolongan iu hanya dari Allah yang Maha Benar. Dia lah (pemberi) pahala terbaik dan (pemberi) balasan terbaik" (AL- Kahfi : 44)

Allah perbaiki semuanya menjadi indah, bahkan terlewat indah...
Allah kembalikan senyum senyum merekah...
Allah kembalikan ikatan yang terlepas dengan caraNya yang lain dengan Indah...
Allah kumpulkan dengan orang-orang pilihanNya ...
Allah tunjukkan hati yang selalu bahagia karena perintahNya
Allah tampakkan hati yang sedih karena larangaNnya..
Allah izinkan menjaga dirilebih terjaga dari sebelumnya...

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar-Rahman)

Bagaimana cara bersyukur pada Allah di saat sebelumnya aku pernah ragu pada jalanku,?
Allah hapus keraguan itu dengan caraNya yang terlampau indah..
Allah tunjukkan kehendakNya, kuasaNya...
Yang membuat semakin yakin bahwa, ALLAH selalu ada bersama HambaNya dalam keadaan apapun :)

"Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik"
( HR Ahmad No 23704)